Peningkatan Pemahaman Siswa Kelas IV pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Media Visual dan Metode Kooperatif dalam Kurikulum Merdeka
Keywords:
Pembelajaran Tematik, media visual, metode kooperatif, pemahaman siswa, Kurikulum MerdekaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV terhadap pembelajaran tematik dengan menggabungkan media visual dan pendekatan kooperatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap keterkaitan antar mata pelajaran dalam tema serta minimnya partisipasi aktif selama pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam satu periode pada 27 Mei 2025 di SDN Bibis dengan melibatkan 25 siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data mencakup kegiatan pengamatan langsung seperti dokumentasi, refleksi siswa, serta tes pemahaman. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman melalui penggunaan gambar proses pembuatan teh, cerita “Ulil si Daun Teh”, dan kegiatan kelompok. Siswa lebih aktif berdiskusi dan memahami hubungan antara pekerjaan dan lingkungan. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa menunjukkan peningkatan, dari skor awal 58 menjadi 83 setelah pelaksanaan post-test, atau naik sebesar 43,10%. Hal ini membuktikan efektivitas media visual dan metode kooperatif dalam pembelajaran tematik.
Downloads
References
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Banks, J. A. (2013). Multicultural Education: Issues and Perspectives. Wiley.
Beane, J. A. (2014). Curriculum Integration: Designing the Core of Democratic Education. Teachers College Press.
Brown, H. D. (2010). Language Assessment: Principles and Classroom Practices. Pearson Education.
Clark, R. C., & Lyons, C. (2011). Graphics for Learning: Proven Guidelines for Planning, Designing, and Evaluating Visuals in Training Materials. Pfeiffer.
Dewey, J. (1938). Experience and Education. (Reprinted by Macmillan, 2019).
Epstein, J. L. (2011). School, Family, and Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools. Routledge.
Fogarty, R. (2015). How to Integrate the Curricula. Corwin Press.
Hattie, J. (2021). Visible Learning: A Synthesis of Over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. Routledge.
Johnson, D. W. (2019). Learning Together and Alone: Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning. Pearson.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Marzano, R. J. (2013). The Art and Science of Teaching. ASCD.
Komalasari, M. D., Purnomo, H., Gularso, D., & Widyastuti, A. (2024). UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MELALUI KEGIATAN PEMBIMBINGAN DAN SEMINAR PENELITIAN TINDAKAN KELAS/SEKOLAH PADA KEPALA SEKOLAH DAN GURU DI KORWIL KAPANEWON KASIHAN. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(2), 226-239.Mayer, R. E. (2014). The Cambridge Handbook of Multimedia Learning. Cambridge University Press.
Santrock, J. W. (2018). Educational Psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice. Pearson Education.
Sari, M. A., & Komalasari, M. D. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking stick Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Prestasi Belajar. Jurnal Seputar Isu Dan Inovasi Pendidikan, 1(1), 15–22.
Yasminda, F. I. A., & Mahilda Dea Komalasari. (2025). Strategi Penggunaan Media Interaktif untuk Memaksimalkan Proses Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 9(1), 97–104. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tazkya Qushoyi, Lena Sari Wulandari , Adinda Natasya, Andria Widyastuti, Mahilda Dea Komalasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










