TUJUAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR : Studi Kasus dengan Pendekatan Kualitatif
Keywords:
Kurikulum Merdeka, Tujuan Pembelajaran, Sekolah Dasar, ; Penelitian Kualitatif, Implementasi Kurikulum, perspektif GuruAbstract
Kurikulum Merdeka hadir sebagai angin segar dalam dunia pendidikan Indonesia, menawarkan fleksibilitas dan kemerdekaan dalam proses pembelajaran. Tujuan Pembelajaran (TP) menjadi fondasi penting dalam implementasi kurikulum ini di tingkat Sekolah Dasar (SD). Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam makna Tujuan Pembelajaran (TP) dalam Kurikulum Merdeka, bagaimana Tujuan Pembelajaran (TP) diimplementasikan dalam praktik pembelajaran di kelas, serta tantangan dan peluang yang dihadapi guru dalam merumuskan dan mencapai Tujuan Pembelajaran (TP). Melalui studi kasus di beberapa SD yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, penelitian ini menggali perspektif guru, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan pemahaman yang kaya dan komprehensif tentang implementasi Tujuan Pembelajaran (TP) dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Sparrow, D.G. (2010). Motivasi Bekerja dan Berkarya. Jakarta: Citra Cemerlang. →Buku
Winkel, W. S., & Hastuti, M. S. (2005). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Media Abadi.→Buku
Maher, B. A. (Ed.). (1964–1972). Progress in Experimental Personality Research (6 vols.). New York: Academic Press. →Buku dengan editor
Luria, A. R. (1969). The mind of a mnemonist (L. Solotaroff, Trans.). New York: Avon Books. (Original work published 1965) →Buku terjemahan (penulis Luria, A. R., penterjemah L. Solotaroff)
Setyaputri, N., Lasan, B., & Permatasari, D. (2016). Pengembangan Paket Pelatihan “Ground, Understand, Revise, Use (GURU)-Karier” untuk Meningkatkan Efikasi Diri Karier Calon Konselor. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(4), 132-141. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/bk/article/view/6783→Jurnal online
Shelly, D. R. (2010). Periodic, chaotic, and doubled earthquake recurrence intervals on the deep San Andreas fault. Science, 328(5984), 1385-1388.→Jurnal cetak
Wilkinson, R. (1999). Sociology as a marketing feast. In M. Collis, L. Munro, & S. Russell (Eds.), Sociology for the New Millennium. Paper presented at The Australian Sociological Association, Monash University, Melbourne, 7-10 December (pp. 281-289). Churchill: Celts.→Proceeding
Makmara. T. (2009). Tuturan persuasif wiraniaga dalam Berbahasa Indonesia: Kajian etnografi komunikasi. (Unpublished master’s thesis) Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia.→Tesis
United Arab Emirates architecture. (n.d.). Retrieved June 17, 2010, from UAE Interact website: http://www.uaeinteract.com/ →Website
Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (1992). Tiga Undang-Undang: Perkeretaapian, Lalu Lintas, dan Angkutan Jalan Penerbangan Tahun 1992. Jakarta. CV. Eko Jaya. →Dokumen Pemerintah
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Debita Rachel Eka Nabila, Luncana Faridhoh Sasmito, Atika Nur Munawaroh, Marcela Agnes Pratamasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










