Saat Media Sosial Menggantikan Buku: Hambatan dan Strategi dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa di Tengah Era Digital
Keywords:
minat baca, peserta didik, media sosial, Literasi Digital, Era DigitalAbstract
Kemajuan pesat teknologi digital dan platform media sosial telah mengubah cara siswa mengakses dan mengonsumsi informasi secara mendasar. Meski platform-platform ini menawarkan konten yang praktis dan menarik, di sisi lain juga mengancam kebiasaan membaca dan perkembangan literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai hambatan utama yang memengaruhi minat baca siswa di era yang semakin didominasi media sosial.
Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, kajian ini merujuk pada jurnal ilmiah, artikel akademik, dan sumber-sumber terpercaya. Temuan menunjukkan bahwa merebaknya konten digital berformat singkat, gangguan digital yang terus-menerus, berkurangnya kemampuan berkonsentrasi saat membaca, lemahnya budaya literasi, serta pengawasan yang kurang memadai terhadap penggunaan media sosial siswa merupakan faktor-faktor utama yang melemahkan motivasi membaca.
Namun demikian, apabila dimanfaatkan secara terarah dan dengan bimbingan yang tepat, media sosial berpotensi dijadikan alat penunjang literasi. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat luas sangat diperlukan untuk membangun budaya membaca yang mampu bertahan seiring berkembangnya teknologi digital.
Downloads
References
Agusnur, A. E. (2025). Pengaruh program literasi sekolah terhadap minat membaca siswa SD di era digital. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia, 1(1), 19–27.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.
April, O. A. L., Untari, M. F. A., & Subekti, E. E. (2023). Analisis gerakan literasi sekolah terhadap minat baca siswa kelas III SD Negeri 1 Tunjungan Kabupaten Blora. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(3), 1393–1407.
Ati, A. P., & Widiyarto, S. (2020). Literasi bahasa dalam meningkatkan minat baca dan menulis pada siswa SMP Kota Bekasi. Basastra, 9(1), 105.
Fahmi, F., Syabrina, M., Sulistyowati, S., & Saudah, S. (2020). Strategi guru mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD sebagai persiapan masuk SD/MI. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 931–940.
Faiz, A. (2022). Pemanfaatan pojok baca dalam menanamkan minat baca siswa kelas 3 di SDN 1 Semplo. Jurnal Lensa Pendas, 7(1), 58–66.
Karmilah, L., & Yuniarti, Y. (2025). Strategi efektif guru dalam meningkatkan literasi dan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Papeda, 7(1), 116–126.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Panduan Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: Kemendikbud.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kemendikbud.
Lubis, P., Mardianto, & Nasution, M. I. P. (2023). Gerakan literasi sekolah: Tantangan literasi di era digital dan cara mengatasinya. Jurnal Media Infotama, 19(2).
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Khaidar Ali, Swastika Kinaya Putri, Putri Nabila Azzahra, Eugenia Evangelenia Aniceta Nazareta, Devianandistya Zulaikha, Ajeng Cinta Damai, Mahilda Dea Komalasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










