PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BAMBOO DANCING PADA SISWA KELAS VI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
Keywords:
Pembelajaran Bamboo Dancing, Hasil Belajar Siswa, Keaktifan Siswa, PTK, Pembelajaran KolaboratifAbstract
Pembelajaran di kelas VI masih banyak menggunakan metode ceramah, sehingga siswa kurang terlibat aktif dan hasil belajar yang diperoleh cenderung rendah. Kondisi ini menyebabkan siswa mudah bosan dan kurang memahami materi yang disampaikan guru. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran Bamboo Dancing yang mendorong interaksi, pertukaran informasi, serta kerja sama antar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindak Kelas (PTK) dengan dua siklus dan melibatkan 24 siswa kelas VI sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 63 pada pra-siklus menjadi 74 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 86 pada siklus II. Keaktifan siswa juga meningkat dari kategori aktif menjadi sangat aktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Bamboo Dancing terbukti efektif meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan kemampuan komunikasi siswa kelas VI secara kolaboratif, berkelanjutan, dan bermakna.
Downloads
References
Ardana, I. K., & Lestari, N. W. (2020). Penerapan model Bamboo Dancing untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(2), 110–120.
Gillies, R. M. (2016). Cooperative learning: Review of research and practice. Australian Journal of Teacher Education, 41(3), 39–54.
Hapsari, T. (2022). Peningkatan hasil belajar melalui pembelajaran kooperatif tipe Bamboo Dancing pada siswa SD. Jurnal Primary Education, 11(1), 56–67.
Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Smith, K. A. (2014). Cooperative learning: Improving university instruction by basing practice on validated theory. Journal on Excellence in College Teaching, 25(4), 85–118.
Kagan, S. (1994). Cooperative learning. Kagan Publishing.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2019). Model pembelajaran kooperatif Bamboo Dancing dalam meningkatkan interaksi siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 98–108.
Pratama, A., & Ulandari, L. (2019). Pengaruh model kooperatif Bamboo Dancing terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(3), 477–485.
Roseth, C. J., Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2008). Promoting early adolescents’ achievement and peer relationships: The effects of cooperative, competitive, and individualistic goal structures. Psychological Bulletin, 134(2), 223–246.
Sari, M. P., & Yuliana, R. (2021). Efektivitas model Bamboo Dancing dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(1), 45–53.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning in elementary schools. Education 3-13, 43(1), 5–14.
Sukardi, D. (2021). Penerapan Cooperative Learning tipe Bamboo Dancing pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Jurnal Pedagogik, 9(1), 33–42.
Tran, V. D. (2014). The effects of cooperative learning on academic achievement and knowledge retention. International Journal of Higher Education, 3(2), 131–140.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wahyuni, S., & Fadillah, R. (2020). Implementasi Bamboo Dancing untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(4), 322–330.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elshafa Arifiyani, Luncana Faridhoh Sasmito, Najah Alya Keisha, Rahmah Muharomah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










