Penerapan Model Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di Sekolah Dasar

Authors

  • Candra Ongky Pratama Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) Author
  • Luncana Faridhoh Sasmito Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) Author
  • Noviana Rahmawati Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) Author
  • Rara Nur Widha Pratama Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) Author

Keywords:

Keaktifan siswa , Partisipasi siswa , Sekolah dasar , Model TSTS , Pembelajaran kolaboratif

Abstract

Keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar masih menjadi tantangan di banyak sekolah dasar, di mana mayoritas siswa cenderung pasif dan hanya menyimak penjelasan guru tanpa berpartisipasi secara langsung. Artikel ini menjelaskan penggunaan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) sebagai solusi untuk mengupayakan keterlibatan aktif siswa. Model TSTS adalah metode pembelajaran kolaboratif yang diciptakan oleh Spencer Kagan, di mana dua siswa tetap berperan sebagai tuan rumah sementara dua siswa lainnya berpindah ke kelompok lain untuk bertukar informasi. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa model TSTS mampu meningkatkan partisipasi siswa di berbagai tahapan. Siswa menjadi lebih aktif untuk bertanya, berargumentasi, menjelaskan materi kepada rekan-rekan, serta bekerja sama dalam menyelesaikan masalah. Model Two Stay Two Stray merupakan strategi belajar yang tepat untuk diterapkan di sekolah dasar karena mampu meningkatkan partisipasi siswa dan mengasah keterampilan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreativitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Himah, N. U. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar. Universitas Pendidikan Indonesia.

Huda, M., & Pd, M. (2014). Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaran, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Kaelan, MS (2010). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Paradigma, 2(3).

Lie, A. (2008). Cooperative Learning (Mempraktekkan Pembelajaran Koperatif di Ruang-ruang Kelas). Jakarta: PT Grasindo.

Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Belajar mengajar. Jakarta: PT Rajawali.

Setyowati, Y. E., Relmasira, S. C., & Hardini, A. T. A. (2019). Peningkatan Keaktifan Dan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Muatan Ipa Dengan Menggunakan Model Two Stay Two Stray Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 2(1), 54–63.

Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar.

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Published

2026-03-04

How to Cite

Penerapan Model Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di Sekolah Dasar. (2026). Sosiola Pedagogi: Jurnal Inovasi Pendidikan, Sosial, Dan Humaniora, 2(1). https://journal.mahsya-educreativa.com/index.php/sosiolapedagogi/article/view/172

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 

Similar Articles

1-10 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.